penjelasan Film Lucy : I AM EVERYWHERE


penjelasan Film Lucy : I AM EVERYWHERE

penjelasan film

menjelaskan kapasitas otak pada makluk hidup dan teori evolusi pada makluk hidup lebih tepatnya pada manusia yang di terangkan oleh Professor Norman. 

seorang wanita yang bernama lucy yang kemasukan zat CPH4 didalam perutnya, yang kini mengalami peningkatan kapasitas otaknya hingga mencapai 100 persen. 

wanita hamil memproduksi CPH4 pada minggu keenam kehamilan, dalam kuantitas kecil. bagi bayi itu sekuat bom atom. itu yang memberi janin tenaga untuk membentuk tulang dalam tubuh. 

saat lucy mencapai 28 persen kapasitas otak. ia tidak merasakan sakit, takut, keinginan, seolah semua ciri ciri manusia pudar darinya. 

semakin ia tidak merasa seperti manusia, semua pengetahuan tentang segalanya, fisika kuantum, matematika terapan, kapasitas sel nukleus tanpa batas. semua meledak di otaknya, semua pengetahuan itu. 

bagaimana lucy mengakses semua informasi ? 

dengan gelombang listrik. setiap sel tahu dan bicara pada sel lain. mereka saling bertukar ribuan bit informasi per detik. kelompok sel membentuk jaringan komunikasi raksasa yang membentuk materi. 

sel sel berkumpul mengambil satu bentuk, merusak, memperbaiki, tak ada bedanya. semuanya sama. 


manusia menganggap dirinya unik, maka seluruh teori keberadaan didasarkan atas keunikan mereka. 

satu ialah unit ukuran mereka, tapi itu salah. semua sistem sosial yang kita gunakan hanyalah sketsa. 

1 + 1 = 2 itulah yang kita pelajari, tapi...
1 + 1 tidak pernah 2

faktanya tidak ada angka angka, dan tidak ada huruf, kita menyusun keberadaan kita untuk diperkecil menjadi ukuran manusia agar dapat dipahami. 

kita menciptakan sebuah skala agar melupakan skalanya yang besar. 

tapi jika manusia bukan unit ukuran dan dunia tidak diatur oleh hukum matematika, lalu diatur oleh siapa ?

rekamlah sebuah mobil mengebut di jalanan, percepat gambarnya tanpa batas, maka mobilnya akan hilang. lalu apa bukti keberadaan mobil itu ? 

waktu mengesahkan keberadaannya. waktu adalah satu satunya unit ukuran yang sejati. 


waktu memberikan bukti terhadap keberadaan materi, tanpa waktu, kita tidak ada. 

waktu ialah satuan. 
manusia sangat didorong oleh kekuasaan dan keuntungan. 
kebodohan yang menimbulkan kekacauan, bukan pengetahuan. 

kapasitas 1%

jika kehidupan manusia dimulai satu miliar tahun lalu, kita harus menunggu 400 ribu tahun untuk lihat akhir perkembangan sel saraf pertama. dari sanalah kehidupan yang kita tahu dimulai. formasi otak hanya beberapa miligram belum bisa menentukan tanda tanda kecerdasan, lebih bersifat cerminan kecerdasan. 

satu neuron kalian hidup, dua neuron kalian bergerak. dan dengan gerakan, hal menarik mulai terjadi.

kapasitas otak hewan

kehidupan hewan di bumi berawal jutaan tahun yang lalu. namun sebagian besar spesies hanya memakai 3-5% kapasitas otak. 

kapasitas otak manusia

barulah pada manusia di puncak rantai hewan, ada spesies yang memakai kapasitas otaknya lebih besar. 10% mungkin tidak banyak, tapi lihat hasil yang terjadi dari jumlah itu. pembuatan gedung pencakar langit, kereta bawah tanah, pesawat terbang, kapal laut, teknologi smartphone, pembangkit listrik, dan lain lain. 

kapasitas lumba lumba

kini mari kita bicarakan kasus istimewa. satu satunya makluk hidup yang menggunakan otaknya lebih baik dari manusia adalah lumba lumba. diperkirakan bahwa hewan mengagumkan ini menggunakan sampai 20% kapasitas otaknya. 

khususnya ini membuat lumba lumba memiliki sistem ekolokasi yang lebih efisien dari sonar ciptaan manusia. tapi lumba lumba tidak menciptakan sonar, itu berkembang alami. dan inilah bagian terpenting dari refleksi filosofis. 

kita bisa menyimpulkan bahwa manusia lebih tertarik dengan memiliki dari pada menjadi. 

manusia

bagi makluk primitif seperti kita, kehidupan hanya punya satu tujuan, memperoleh waktu. dan melewati waktu tampaknya satu satunya tujuan tiap sel dalam tubuh manusia. 

untuk mencapai tujuan itu, sel sel yang membentuk cacing dan manusia hanya punya dua jalan. menjadi abadi atau berkembang biak. 

jika habitatnya tidak mendukung atau memelihara, selnya akan memilih keabadian. dengan kata lain, mencukupi diri dan mengelola diri. 

pada sisi lain, jika habitatnya mendukung, mereka akan memilih berkembang biak. dengan begitu, saat mereka mati, mereka menurunkan informasi dan pengetahuan pada sel berikut dan seterusnya. 

demikianlah, pengetahuan dan pembelajaran diturunkan lewat waktu. 

kapasitas 20%

seperti apa hidup kita jika dapat menggunakan, anggap 20% kapasitas otak kita. 

tahap pertama akan memberi kita akses dan kendali atas tubuh kita.

walau hanya hipotesis.....

tapi kalau kau pikirkan rasanya aneh. yunani, mesir, dan india tahu konsep tentang sel jauh sebelum mikroskop  ditemukan. 

lalu bagaimana dengan teori darwin, yang dianggap bodoh ketika mengemukakan teori evolusi. 

tanggung jawab kita untuk melewati aturan dan hukum dan berpindah dari evolusi ke revolusi. 

100 miliar neuron per orang yang hanya berfungsi hanya 15 persen (yang bisa digunakan secara aktif hanya 15 persen, sedangkan 85 persen digunakan secara pasif)

lebih banyak hubungan dalam tubuh manusia dibanding bintang bintang tata surya. kita punya jaringan informasi raksasa, yang hanya bisa kita akses sedikit. 

setelah 40% kapasitas

tahap berikutnya ialah mengendalikan orang lain. tapi untuk itu kita butuh akses sedikitnya 40% kapasitas otak. setelah mengendalikan diri kita dan orang lain, berikutnya mengendalikan materi, tapi kini kita memasuki alam fiksi ilmiah. dan kita tidak mengetahui seperti anjing memandang bulan. 

kapasitas 60%

manusia bisa menciptakan ruang, materi dan waktu 

kapasitas 100%

jika untuk suatu alasan manusia bisa mengakses 100% kapasitas otaknya, maka akan berevolusi menjadi alam semesta.