kematian bukanlah akhir dari kehidupan tapi awal dari kehidupan baru

kematian merupakan sesuatu yang pasti bagi makluk yang bernyawa. dan proses juga ada bermacam macam. mulai dari sakit karena penyakit bawaan masa muda, kecelakaan, secara seketika, dan lain lain. kematian merupakan sesuatu yang mengerikan dan menakutkan. bagaimana tidak, kita akan melanjutkan perjalanan hidup secara sendiri sesuai dengan amal perbuatan yang telah dilakukan dimasa hidupnya. setiap perbuatan akan ada balasannya. dan itu sudah menjadi hukum alam. 

lantas bagaimana kehidupan setelah kematian itu ? kehidupan setelah kematian itu tergantung dari sudut pandang, wawasan dan pengetahuan orang tersebut. menurut agama islam kehidupan setelah kematian itu disebut dengan alam barzah, atau alam kubur. dimana nanti manusia akan ditanya dengan beberapa pertanyaan dimasa hidupnya. sedangkan di kristen dan hindu, disebutnya pulang ke tuhan, syurga, nirwana.

setelah manusia mati, pengetahuan yang telah dipelajari di dunia akan berdampak di kehidupan selanjutnya, jika misalnya orang tersebut tidak mendalami ilmu agamanya maka setelah kematian akan gelap gulita, seperti manusia memejamkan mata, yang cuma bisa melihat gelap. kalau dalam agama disebutnya neraka, atau siksaan. itu disebabkan karena ketidaktahuannya bahwa manusia semasa hidupnya harus membawa bekal, dan bekalnya bukanlah amal tetapi pengetahuan. walau demikian untuk bisa mendapatkan pengetahuan manusia harus beramal. kunci untuk membuka syurga adalah pengetahuan, bukan amal perbuatan. 

ada yang setelah mengalami kematian, ia akan menjalani kehidupan yang dia ingat selama hidupnya. misalnya ketika itu ia sedang melamar pekerjaan di rumah sakit, dan ketika baru diterima beberapa hari kemudian ia meninggal, maka setelah mati, ia akan menjalani kehidupannya dirumah sakit tersebut. walau beda alam, tetapi alam itu saling bersambung atau paralel. 

dan untuk manusia yang telah mendalami ilmu agama atau spiritualnya, setelah kematian ia akan menjalani kehidupan selanjutnya di syurga. karena ia telah mengerti arti dari kematian dan kehidupan. maka ia telah membangkitkan energi yang terpendam didalam dirinya untuk ikut membantunya mencapai syurga. dan untuk tingkatan tertentu ia bisa menciptakan dunianya sendiri, dengan pengetahuan yang ia peroleh. dan mampu untuk memasuki berbagai dunia paralel atau dimensi lainnya. 

manusia yang tidak mendalami ilmu agamanya dan spiritual juga dapat mencapai syurga dengan dibantu oleh orang yang mengerti ilmu agama dan spiritual. 

syurga dan neraka ada yang sifatnya sementara, dan ada juga yang sifatnya kekal, semua itu tergantung dari wawasan atau pengetahuan makluk tersebut. 

sekian informasi mengenai perjalanan makluk setelah mengalami kematian, kalau kurang mengerti atau tidak mengerti, jadikan sebagai referensi saja kalau ada banyak sudut pandang atau opini mengenai kehidupan setelah kematian. terima kasih